Senin, 09 September 2013

Mengatasi Keputihan Wanita Pada Saat Hamil

mengatasi keputihan wanita hamil
Cara yang aman dalam mengatasi keputihan pada saat hamil ialah harus menjaga kebersihan di daerah kemaluan dengan selalu membersihkannya serta mengeringkan daerah itu setiap saat selesai buang air kecil maupun besar. Hal ini untuk mencegah terjadinya rasa lembab. Jangan lupa juga untuk selalu memperhatikan arah pada saat membasuh yakni dengan cara membasuh dari arah belakang ke depan dan bukan sebaliknya. Hal ini untuk menghindari terjadinya infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yang asalnya dari anus. Celana dalam yang dipakai sebaiknya bahannya terbuat dari katun yang mudah dalam menyerap keringat. Jika celana dalam terasa lembab maupun basah karena memang wanita yang sedang hamil akan lebih sering buang air kecil, maka sebaiknya ganti celana dalam dengan yang kering dan bersih.

Keputihan wanita pada saat hamil memerlukan penanganan yang lebih jika memang keputihan tersebut mengindikasikan keputihan yang tidak normal. Artikel kali ini akan membahas tentang keputihan yang dialami oleh wanita hamil.

Keputihan wanita ini sebaiknya menghindari pemakaian sabun mandi maupun pembersih vagina yang sifatnya antiseptik. Jika ingin membersihkan vagina maka bersihkan saja menggunakan air bersih yang mengalir. Tidak perlu memasukkan cairan pembersih pada liang vagina. Sebaiknya hindari juga memakai pantyliner karena biasanya pantyliner hanya akan menjadi tempat yang subur bagi bakteri. Hindari juga mandi dengan berendam air hangat maupun panas. Karena keputihan yang disebabkan oleh jamur lebih memungkinkan akan tumbuh pada kondisi yang hangat. Jika keputihan telah berubah warna, bau, putih menggumpal serta rasanya gatal maka sebaiknya segera ke dokter agar ada tindakan. Apabila keputihan disebabkan oleh adanya infeksi maka sebaiknya tidak melakukan hubungan seksual dulu hingga pengobatan selesai. Lebih baiknya lagi apabila dilakukan pemeriksaan pada suami dan istri. Hal ini untuk menghindari adanya fenomena pingpong atau penularan timbal balik antara suami dan istri.

Keputihan wanita yang masuk dalam kategori normal tidak memerlukan pengobatan khusus. Ibu hamil hanya perlu membersihkan organ intim secara teratur dan benar. Sementara itu apabila kaputihan yang dialami masuk dalam kategori yang abnormal atau patogen maka Anda perlu penanganan medis secara cepat. Biasanya dokter akan menangani masalah keputihan ini berdasarkan penyebabnya serta memakai metode yang paling aman. Contohnya saja apabila keputihan disebabkan oleh infeksi jamur candida sp maka pengobatan yang diberikan ialah pengobatan secara lokal dengan memakai krim maupun sejenis kapsul yang dimasukkan melalui vagina. Apabila keputihan disebabkan oleh infeksi bakteri yang menjadi penyebab lahirnya bayi secara prematur maka ibu membutuhkan obat minum dalam bentuk kapsul saat pengobatannya. Selain itu, untuk kasus keputihan yang disebabkan karena infeksi neiserrea gonorrhoeae maka ibu hamil membutuhkan obat suntik atau obat minum. Sebaiknya jika mengalami tanda-tanda keputihan yang abnormal untuk segera memeriksakan diri ke dokter kandungan yang paling dekat.


Rawat organ intim Anda yang begitu berharga secara rutin. Cegah kanker serviks sejak dini. Hilangkan gangguan keputihan secara efektif dengan CRYSTAL X

Crystal X adalah obat keputihan yang terbukti praktis dan efisien. Kini giliran Anda membuktikannya !


Load disqus comments

0 komentar

Favorit Pembaca

Gejala Kanker Serviks dan Obat Keputihan Natural Crystal X (NCX NASA)

Hari ini kanker serviks akan menyerang Anda, lho! Tidak percaya? Masih menyangkal Anda tidak akan pernah terserang penyakit ini? Kanker...